Menurutnya, sejak Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah berdiri, gerakan sosial telah menjadi napas utama lembaga, jauh sebelum LAZ Assyifa Peduli dan Badan Wakaf Assyifa dibentuk secara resmi.
Pembangunan lebih dari 1.000 masjid dan sumur di berbagai wilayah menjadi bukti konsistensi gerakan tersebut.
Melalui Impact-A, Assyifa ingin mendorong ekosistem filantropi yang utuh dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan dampaknya tidak hanya dirasakan di Kabupaten Subang, tetapi juga di tingkat nasional hingga internasional, termasuk Palestina dan wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Jaga amanah dan luaskan kebermanfaatan
Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Dr. Lalu Agus Pujiartha dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga amanah kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Baca Juga: Sampah menumpuk di Ciputat, komedian David Nurbianto sebut Tangsel masuk kondisi darurat
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperluas kebaikan dan mendoakan agar LAZ Assyifa Peduli dapat naik kelas menjadi Lembaga Amil Zakat tingkat provinsi pada 2026.
Assyifa Islamic Philanthropy Award 2025 sendiri memberikan sejumlah kategori penghargaan, mulai dari fundraiser terbaik, relawan, pegawai, santri, hingga kolaborasi mitra terbaik.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat kolaborasi dan konsistensi dalam menghadirkan perubahan sosial yang berkelanjutan.***