“Saya sekarang lagi di New York, habis mengisi siaran,” ungkapnya.
Baca Juga: Demi tak terisolir, warga Aceh Tengah gotong royong pikul sling 125 meter sejauh 3 kilometer
Pandji kemudian menyampaikan pesan hangat kepada masyarakat Indonesia serta menegaskan kecintaannya terhadap Tanah Air.
“Sekarang lagi mau pulang ke rumah, semoga kamu selalu sehat, baik-baik saja, dan saya mencintai kalian semua,” ucapnya.
Harapan tetap bisa berkarya lewat komedi
Tak hanya itu, Pandji juga menyampaikan harapan besarnya agar tetap dapat berkarya dan menghadirkan komedi bagi masyarakat Indonesia ke depan.
“Terima kasih sudah mencintai kesenian stand up comedy. Semoga saya masih bisa banyak memberi komedi untuk kalian,” tandasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan publik, mengingat laporan hukum terhadap dirinya berangkat dari materi komedi yang dinilai menyinggung isu sensitif.
Mens Rea dinilai picu kegaduhan
Sebelumnya, pihak Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah menilai materi dalam pertunjukan Mens Rea mengandung narasi yang dianggap menghina, memfitnah, serta berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
Kepala Angkatan Muda NU sekaligus pelapor, Rizki Abdul Rahmad Wahid, menegaskan laporan tersebut diajukan demi menjaga kondusivitas dan persatuan masyarakat.
“Ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” ujar Rizki di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 8 Januari 2026.
Baca Juga: 8 Pejabat strategis dilantik, Bupati Subang janjikan birokrasi bersih dan profesional
Ia menambahkan, materi tersebut menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan anak muda Nahdliyin dan Aliansi Muda Muhammadiyah.