Baca Juga: Menteri Wihaji ajak para ayah antar anak di hari pertama sekolah, ASN boleh masuk kantor siang
“Saya akan mencari waktu yang tepat untuk berbicara bahwa keadaan netizen Indonesia itu memang tidak seluruhnya berpendidikan,” katanya.
“Tidak semuanya punya literasi yang cukup untuk mengomentari banyak hal. Juga tidak seluruhnya punya IQ yang baik untuk melihat ini hoaks, fitnah, atau ghibah,” tegas Dhani.
Sebelumnya, Dhani melaporkan dugaan perundungan terhadap SA ke Polda Metro Jaya pada 10 Juli 2025, menyusul viralnya unggahan seorang psikolog yang dinilai menyudutkan anaknya.***