“Sebenernya SA nggak ngomong, begitu saya nonton akun yang mengaku sebagai psikolog itu, saya jadi niatan (melapor),” ucap Dhani saat itu.
“Ini nggak bisa didiemin nih kayaknya,” tambahnya.
Hingga kini, kasus ini masih menjadi perhatian publik, terutama menyangkut batasan antara kritik, edukasi, dan dugaan perundungan terhadap anak di ruang digital.***