entertainment

Setelah viral speaker bocor suara desahan, manajemen GBK ungkap kelalaian petugas salah putar playlist

Senin, 14 Juli 2025 | 13:58 WIB
Tangkapan layar video viral speaker bocor suara desahan di area publik kawasan GBK, Jakarta (X.com/@reghail)

GENMILENIAL.ID – Insiden suara tak pantas yang menyerupai desahan dan terdengar melalui speaker publik di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada akhir pekan lalu, akhirnya diklarifikasi oleh pihak manajemen.

Rekaman momen tersebut sebelumnya viral di media sosial X (sebelumnya Twitter) setelah diunggah oleh pengguna @reghail pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Dalam video itu, terdengar suara desahan yang cukup keras di area publik, membuat pengunjung yang tengah berolahraga atau bersantai terkejut dan menoleh penasaran.

Baca Juga: Viral ‘tarif duduk’ Rp2.000 di air mancur MMTC Medan, warganet desak pemerintah bertindak

“Terjadi ‘kecelakaan’ di GBK. Seorang petugas yang bekerja mengkoordinasikan suara speaker itu lupa mematikan bluetooth,” tulis akun tersebut. Unggahan itu telah ditonton lebih dari 476 ribu kali hingga Senin, 14 Juli 2025.

Menanggapi hal tersebut, manajemen GBK melalui akun resmi Instagram @love_gbk menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa insiden disebabkan kelalaian petugas internal.

“Manajemen PPKGBK menyampaikan permohonan maaf atas insiden suara tidak pantas yang sempat terdengar melalui pengeras suara di area publik GBK,” tulis pihak pengelola dalam pernyataan resminya, Senin, 14 Juli 2025.

Dijelaskan bahwa petugas memutar playlist musik bebas hak cipta (no copyright) tanpa melakukan pengecekan isi secara menyeluruh.

Baca Juga: Ari Lasso ungkap awal bikin riders Dewa 19 bareng Ahmad Dhani, kini dievaluasi tiap tahun agar lebih simpel

Setelah playlist berakhir, aplikasi pemutar audio secara otomatis memilih dan memutar konten lain secara acak, yang ternyata tidak pantas untuk ruang publik.

“Hasil evaluasi internal menyimpulkan bahwa kejadian ini berasal dari kelalaian petugas… yang bukan berasal dari daftar kurasi resmi GBK,” lanjut pernyataan tersebut.

Manajemen Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK), yang berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara RI, memastikan langkah evaluasi dan pengetatan prosedur pemutaran audio di area publik akan segera diterapkan untuk mencegah kejadian serupa terulang.***

 

Tags

Terkini