Nobar Autopsy: Dead Body Can Talk, Polres Subang soroti pentingnya ketelitian ungkap perkara

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 15 September 2026 | 21:41 WIB
Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto bersama keluarga besar Polres Subang saat nobar film Autopsy: Dead Body Can Talk di Sams Studio Subang, Senin, 14 September 2026 (Dok. Istimewa)
Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto bersama keluarga besar Polres Subang saat nobar film Autopsy: Dead Body Can Talk di Sams Studio Subang, Senin, 14 September 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.IDFilm Autopsy: Dead Body Can Talk menjadi pilihan hiburan keluarga besar Polres Subang dalam kegiatan nonton bareng (nobar) di Sams Studio Subang, Senin, 14 September 2026.

Namun, tontonan tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya ketelitian dalam mengungkap fakta sebuah perkara.

Nobar tersebut diikuti Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Subang, para pejabat utama (PJU), personel, para Kapolsek jajaran, Bhayangkari, serta keluarga besar Polres Subang.

Baca Juga: DPRD Subang dorong Perda Pemajuan Kebudayaan, 11 objek jadi perhatian

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan refreshing bagi personel setelah menjalankan aktivitas kedinasan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan kekompakan di lingkungan keluarga besar Polres Subang.

Nobar jadi sarana hiburan dan pererat kekompakan

Andi mengatakan kegiatan nobar menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi dan mempererat tali silaturahmi di lingkungan Polres Subang.

“Nobar ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan refreshing bagi personel dan keluarga besar Polres Subang, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi, serta meningkatkan kekompakan dan soliditas dalam lingkungan keluarga besar Polres Subang,” kata Andi.

Baca Juga: Mau lewat Tol Cipali? Catat 12 titik pemeliharaan jalan pada 15-17 September

Film yang ditonton mengangkat cerita seputar dunia forensik. Dalam film tersebut, para ahli forensik berupaya mengungkap kebenaran melalui temuan dan bukti yang terdapat pada tubuh korban.

Cerita itu memperlihatkan bagaimana proses pengungkapan sebuah perkara membutuhkan ketelitian dalam membaca setiap temuan yang ada.

Temuan pada tubuh korban jadi petunjuk

Dalam konteks forensik, tubuh korban yang telah meninggal tidak dapat memberikan kesaksian secara langsung.

Baca Juga: Dedi Mulyadi soroti cara belajar matematika di Jabar: Guru harus ubah pola mengajar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X