"Tetapi, kalau dihitung secara daya beli, itu dua hal yang berbeda," imbuhnya.
Bobon memastikan bahwa harga tersebut sudah diperhitungkan secara matang.
“Tentu sudah pertimbangkan dengan matang,” tegasnya.
Baca Juga: AFTECH, Easycash dan IARFC luncurkan MOJANG, modul literasi keuangan untuk Gen Z dan Milenial
Serius atau sekadar gimik?
Dalam kesempatan itu, Deddy juga mempertanyakan keseriusan Bobon. Ia ingin memastikan apakah keputusan tersebut benar-benar serius atau hanya gimik.
"Ini serius apa gimik? Jadi akan pamit dari YouTube?" tanya Deddy.
"Iya serius, pamit dari YouTube. Karena selama ini YouTube menjadikan saya 'beban', ya," jawab Bobon.
Soroti durasi dan biaya produksi
Bobon menjelaskan, salah satu alasan utama adalah beban produksi konten yang tinggi, terutama dengan durasi video yang panjang.
"Tidak gampang membuat satu konten YouTube yang durasinya panjang, 15 menit ke atas, atau mungkin 1 jam," ungkapnya.
Menurutnya, pola konten yang ia bangun justru membuat biaya produksi membengkak dan sulit ditutup oleh pendapatan yang diperoleh.
"Saya rasa saya menciptakan pola yang salah, sehingga tidak mampu tumbuh dengan baik di Indonesia," terangnya.
"Intinya adalah, saya menciptakan sebuah konten yang terlalu besar biayanya, walaupun memang dampaknya lebih besar dan luas bagi masyarakat," tutup Bobon.***
Artikel Terkait
Gandeng Bobon Santoso, dokter Richard Lee akan balas sakit hati masyarakat Palembang dengan masak 1000 ayam
Influencer Bobon Santoso ungkap kondisi pascabanjir Aceh Tamiang, temukan rumah warga dari sisa reruntuhan
Influencer King Abdi ungkap kebutuhan mendesak warga Aceh Tamiang, bukan hanya makanan tapi obat penyakit kulit
Influencer Sherly Annavita soroti video viral warga Malut seberangi sungai deras tanpa jembatan
Influencer Timothy Ronald dilaporkan ke polisi, dugaan penipuan trading kripto rugikan korban Rp3 miliar
Pemulihan pertanian jadi kunci hidup 80 persen warga, influencer Virdian Aurellio soroti kondisi petani Aceh Tamiang pascabanjir
Influencer Bobon Santoso gegerkan medsos, akun YouTube 18 juta subscriber mau dijual Rp20 miliar