Apa yang awalnya hanya konten memasak rendang berujung menjadi isu hukum dan sosial yang melibatkan berbagai pihak.
Baca Juga: Soroti isu royalti, Ariel NOAH ungkap belum ada keadilan untuk pencipta dan pengguna
Di satu sisi, tindakan warga yang mengambil rendang dari wajan besar memang tidak bisa dibenarkan.
Namun, di sisi lain, narasi yang dibangun dalam konten tersebut dinilai telah merugikan masyarakat Palembang secara keseluruhan.
Kini, publik menunggu bagaimana kelanjutan dari proses hukum yang telah berjalan.
Apakah laporan ini akan berlanjut hingga ke pengadilan, ataukah ada upaya mediasi antara pihak Willie Salim dan masyarakat Palembang?***
Artikel Terkait
Imbas makanannya dapat review negatif dari konten kreator, Ci Mehong desak pemerintah turun tangan buat aturan ini
Codeblu diduga lakukan pemerasan untuk hapus konten review kuliner, Chef Haryo Pramoe pernah beri peringatan: Pelanggaran kode etik
Dokter Richard Lee singgung konten review Skincare yang menunjukkan hasil lab: Belum tentu labnya terverifikasi
Permintaan maaf Willie Salim terkait hilangnya rendang 200 Kg saat masak besar setelah pernyataan Wali Kota Palembang viral
Kecam konten viral Willie Salim, Gubernur Sumatera Selatan: Memang dia sengaja
Tanggapi konten Willie Salim tentang 200 kg rendang yang Hilang, Chef Arnold: Masa percaya 200 Kg daging buat masak rendang dalam 3 jam?
Viralnya konten rendang Willie Salim masih terus berlanjut, influencer lokal Palembang bongkar fakta dugaan settingan: Tidak ke toilet