GENMILENIAL.ID - Konten kreator Willie Salim tengah menjadi sorotan setelah membuat konten memasak rendang 200 kg di Palembang.
Dalam pernyataannya, ia mengaku sempat pergi ke toilet sejenak dan terkejut saat kembali melihat wajan besar yang sudah tandas diborong warga.
Peristiwa ini kemudian memicu perdebatan karena dianggap mencoreng nama baik warga Palembang.
Namun, klaim Willie tersebut dibantah oleh konten kreator lokal, Rendy Aditiya, yang mengungkap fakta berbeda mengenai kejadian itu.
Baca Juga: Viral gaji staf SPPG nunggak selama 3 bulan, Ketua BGN minta maaf dan sampaikan alasan ini
Melalui akun Instagram-nya, Rendy Aditiya atau pemilik akun @rondoot menegaskan bahwa informasi yang disampaikan Willie tidak sesuai dengan kenyataan.
"Willie Salim tidak ke toilet, Willie Salim ke mobil, waktunya tidak 10 menit tapi 30 menit. Hal ini sudah dikonfirmasi langsung oleh Pak Rino lewat telepon," ujar Rendy, merujuk pada pernyataan Kanit Binmas Polsek Ilir Barat I, Iptu Rino Ardiansyah, yang ia hubungi langsung.
Tak hanya soal waktu, Rendy juga membantah jumlah personel keamanan yang disebutkan dalam video Willie.
"Tadi Pak Rino sudah sampaikan ada 7 personel dari Polsek IB 1, tiga petugas jaga mobil, empat yang jaga di sekitaran, satu Pak Rino dan tiga intel yang berpakaian bebas," jelasnya.
Baca Juga: Soroti isu royalti, Ariel NOAH ungkap belum ada keadilan untuk pencipta dan pengguna
Rendy juga menyoroti judul konten yang dibuat oleh Willie Salim, yang menyebut bahwa acara masak rendang tersebut adalah untuk buka bersama.
Namun, berdasarkan fakta di lapangan, rendang baru mulai dimasak pukul 19.00 WIB, setelah waktu berbuka puasa.
"Tujuan Willie Salim datang ke Palembang, judulnya 'Bukber Bersama di Palembang', tapi kenyataannya tidak. Kenapa tidak?” ujar Rendy dalam unggahannya.
“Willie Salim datang jam 05.30 WIB ke Benteng Kuto Besak, es durian mulai dimasak jam 18.00 WIB sore, rendang baru mulai dimasak jam 19.00 WIB. Artinya, ini bukan untuk menu buka puasa," tegas Rendy.
Artikel Terkait
Lolly muncul di konten Nikita Mirzani, ungkap permintaan maaf usai konflik mereda
Imbas makanannya dapat review negatif dari konten kreator, Ci Mehong desak pemerintah turun tangan buat aturan ini
Codeblu diduga lakukan pemerasan untuk hapus konten review kuliner, Chef Haryo Pramoe pernah beri peringatan: Pelanggaran kode etik
Dokter Richard Lee singgung konten review Skincare yang menunjukkan hasil lab: Belum tentu labnya terverifikasi
Permintaan maaf Willie Salim terkait hilangnya rendang 200 Kg saat masak besar setelah pernyataan Wali Kota Palembang viral
Kecam konten viral Willie Salim, Gubernur Sumatera Selatan: Memang dia sengaja
Tanggapi konten Willie Salim tentang 200 kg rendang yang Hilang, Chef Arnold: Masa percaya 200 Kg daging buat masak rendang dalam 3 jam?