Pada foto pertama, tampak mendiang yang tersenyum sambil duduk di sisi plakat Carstensz Pyramid dengan baju yang terlihat basah.
Akun medsos milik Elsa akan dikelola oleh keluarga, sebagai tempat untuk berbagi cerita dan kenangan yang ditinggalkan oleh mendiang.
Baca Juga: Warganet serukan boikot Baim Wong setelah Paula Verhoeven unggah video anaknya menangis ketakutan
“Seperti kita yang menjalani jalan kenangan dan penyembuhan ini, kami akan berusaha menjaga akun ini tetap aktif untuk berbagi cinta, inspirasi, dan kenangan berharga yang ditinggalkannya,” tulisnya.
Kemudian Fiersa mengungkapkan rasa terima kasihnya karena telah mendapat banyak nasihat dari kedua mendiang.
“Bu Elsa dan Mamak. Terima kasih untuk nasihat-nasihatnya selama di basecamp. Maafkan saya banyak bercanda waktu itu,” tulis Fiersa.
Mamak adalah panggilan untuk Lilie Wijayati yang dikenal dengan akun Instagram @mamakpendaki.***
Artikel Terkait
Taman nasional gunung rinjani, syurganya para pendaki di Lombok, Provinsi NTB
Aksi pendaki di Sumbar yang viral gegara naik ke puncak saat Gunung Marapi masih berstatus waspada, BKSDA sebut bisa kena sanksi hukum
Soal insiden 2 pendaki Carstensz yang tewas, kini Fiersa Besari bicara soal medan tebing curam di puncak tertinggi Indonesia itu
Beredar chat WhatsApp mamak pendaki Lilie Wijayati sebelum meninggal dunia di Puncak Carstensz: Mak tidur dulu ya!
Pesan menohok istri Fiersa Besari usai kabar wafat 2 pendaki Carstensz: Jangan bertanya gimana cerita kematian seseorang
Ciptakan kenangan paling manis, begini kisah persahabatan mendiang pendaki Lilie dan Elsa yang meninggal dunia bersamaan saat mendaki Puncak Carstensz
Keluarga pendaki gunung Elsa Laksono unggah foto terakhir mendiang di Puncak Carstensz Pyramid, janji akun medsosnya tetap aktif untuk berbagi kisah