Babak baru drama perseteruan Nikita Mirzani vs Vadel Badjideh: Ibunda Lolly ogah damai hingga saling tuntut di ranah hukum

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 03:02 WIB
Inilahkelanjutan drama perseteruan Nikita Mirzani dengan keluarga Vadel Badjideh (Instagram.com/@vadelbadjideh,  @nikitamirzanimawardi_172)
Inilahkelanjutan drama perseteruan Nikita Mirzani dengan keluarga Vadel Badjideh (Instagram.com/@vadelbadjideh, @nikitamirzanimawardi_172)

Menilik soal upaya pelaporan dari pihak keluarga Vadel, menunjukkan kemungkinan perdamaian kedua pihak semakin sulit untuk dilakukan.

Terlebih, terdapat pernyataan dari kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid terkait kemungkinan pihaknya membuka pintu maaf kepada Vadel.

Nikita tutup pintu maaf

Keterangan Kuasa Hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, pada Senin, 7 Oktober 2024
Keterangan Kuasa Hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, pada Senin, 7 Oktober 2024 (Tangkapan Layar Youtube Intens Investigasi)

Dalam kesempatan yang berbeda, kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid mengungkapkan pihaknya tidak akan membuka pintu maaf setelah melaporkan Vadel pada Sabtu, 5 Oktober 2024.

"Nikita sebagai ibu kandung, mustahil memberikan maaf dalam perkara ini. Jadi RJ (restorative justice) sesuatu yang mustahil," kata Fahmi.

Baca Juga: Tingkatkan kepedulian pada ketahanan pangan, PT Dahana ajak generasi muda tanam cabai

Fahmi mengatakan jika salah satu pihak utamanya pelapor tidak mau memberikan maaf, maka restorative justice (perdamaian kedua pihak) tidak dapat terjadi.

"RJ sesuatu yang mustahil, selain mustahil karena tidak mungkin mengembalikan dalam keadaan (korban) seperti semula," terangnya.

 Fahmi kembali menegaskan bahwa kliennya enggan untuk menempuh jalur restorative justice.

"Mustahil juga Nikita mau mengikuti proses RJ tersebut. Itu yang harus dipahami," pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: Intens Investigasi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X