Pemahaman mengenai aturan lalu lintas diharapkan dapat membantu membangun kebiasaan berkendara yang tertib dan mengutamakan keselamatan.
Pencegahan kenakalan remaja dimulai sejak dini
Selain di SMK PGRI Subang, pembinaan juga dilaksanakan di SD Kompleks Panghegar, Kelurahan Pasirkareumbi.
Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Rohmat Soleh, memberikan penyuluhan hukum dalam rangka mencegah pelajar menjadi korban maupun pelaku kenakalan remaja.
Baca Juga: TPG guru honorer mulai cair, Rp2 juta per bulan ditargetkan segera masuk rekening
Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut melibatkan kepala sekolah, guru, petugas upacara, dan peserta upacara.
Materi penyuluhan meliputi pencegahan bullying, penyalahgunaan narkoba, serta tawuran.
Pembinaan sejak usia sekolah dasar menjadi salah satu langkah untuk mengenalkan perilaku yang aman dan bertanggung jawab kepada anak-anak.
Dukungan pihak sekolah juga diperlukan agar pesan pencegahan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Survei terbaru PPI: Kepuasan terhadap pemerintah Prabowo capai 65,4 persen
Kolaborasi antara kepolisian dan sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus membantu pelajar memahami konsekuensi dari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Lima sekolah menjadi sasaran pembinaan
Kapolsek Subang menyebutkan, terdapat lima kegiatan personel yang menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah dalam wilayah hukum Polsek Subang pada Senin tersebut.
Selain SMK PGRI Subang dan SD Kompleks Panghegar, kegiatan berlangsung di SMA IT Alami, Kelurahan Dangdeur, yang melibatkan Aipda Yogi.
Baca Juga: Amran unggul dari Teddy dan Erick Thohir, ini daftar pejabat dengan kinerja terbaik versi PPI