Hal itu menjadi bagian dari kondisi yang akan ditangani melalui program revitalisasi sekolah yang dilakukan Kemendikdasmen di NTT.
Baca Juga: Viral helikopter raksasa milik Jepang diterjunkan ke Kalbar, diklaim untuk bantu padamkan karhutla
Data dapodik catat sumber listrik
Terkait persoalan listrik yang menjadi sorotan, Salim menjelaskan adanya data berbeda berdasarkan data pokok pendidikan atau Dapodik.
Menurut Salim, SDN Mboeng tercatat memiliki sumber listrik berdasarkan data yang tercantum dalam Dapodik.
"Atas dasar data tersebut, sekolah menjadi salah satu penerima perangkat televisi yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran," terangnya.
Program revitalisasi yang dilakukan Kemendikdasmen juga tidak hanya menyasar SDN Mboeng. Sebanyak 1.487 satuan pendidikan di NTT disebut menjadi sasaran program tersebut.
Baca Juga: Cerita perjuangan Asdar, siswa di pedalaman Nias yang sebrangi sungai 4 kali saat menuju sekolah
Pada 2025, tercatat sebanyak 580 satuan pendidikan di NTT yang menjadi sasaran revitalisasi. Jumlah tersebut kemudian meningkat pada 2026.
Salim mengatakan jumlah satuan pendidikan yang mendapatkan program revitalisasi pada 2026 lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.
"Untuk 2026 ini jumlahnya lebih banyak. Anggaran mencapai Rp1,2 triliun," tandasnya.
Dengan masuknya SDN Mboeng dalam program revitalisasi 2026, sekolah yang sempat menjadi perhatian karena kondisi ruang belajarnya tersebut kini disebut akan mendapatkan perbaikan. Program tersebut menjadi bagian dari revitalisasi ribuan satuan pendidikan di NTT.***