edukasi

Peringati Hari Kanker Sedunia, Halodoc perluas akses deteksi dan pencegahan kanker sejak dini

Kamis, 5 Februari 2026 | 16:13 WIB
Halodoc menghadirkan layanan dan fitur untuk mendeteksi serta mencegah kanker sejak dini (Dok. Halodoc)

Layanan ini mencakup tes laboratorium, medical check-up, hingga vaksinasi untuk mencegah kanker tertentu.

Baca Juga: Arahan Presiden Prabowo, Polres Subang gaspol bersihkan lingkungan dan kawasan wisata

Beberapa layanan unggulan yang disediakan antara lain vaksinasi HPV yang terbukti efektif dalam mencegah kanker serviks, baik untuk perempuan maupun laki-laki, serta vaksinasi Hepatitis B yang berperan menurunkan risiko kanker hati.

Selain itu, Halodoc juga menghadirkan Halofit, klinik digital manajemen berat badan yang mendukung pencegahan kanker melalui pola hidup sehat jangka panjang, pendampingan profesional, pengaturan nutrisi, hingga terapi medis tertentu.

“Menjaga berat badan ideal berperan dalam menurunkan risiko kanker, terutama kanker yang sensitif terhadap hormon. Lemak tubuh berlebih dapat meningkatkan risiko kanker tertentu,” jelas dr. Irwan.

Baca Juga: Tabayyun materi mens rea, MUI ungkap dua poin penting hasil pertemuan dengan Pandji Pragiwaksono

Pendampingan pasien kanker secara berkelanjutan

Tidak hanya fokus pada pencegahan, Halodoc juga menyediakan layanan konsultasi dan pengobatan bagi pasien kanker.

Melalui fitur Chat Dokter, pengguna dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis onkologi untuk mendapatkan pendampingan medis secara lebih mudah.

Dari sisi pengobatan, Halodoc menyediakan berbagai obat terapi kanker melalui Toko Kesehatan, termasuk obat kanker payudara, kanker endometrium, hingga obat kemoterapi untuk jenis kanker tertentu dengan resep dokter.

Baca Juga: Mahfud MD soroti Polri yang 'dibedah habis' publik: Bahaya jika tak viral, tak ada tindakan

Pemantauan kondisi pasien juga dapat dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium rutin yang tersedia lewat layanan Homecare sesuai rekomendasi tenaga medis.

“Langkah preventif seperti skrining dan vaksinasi memiliki peran penting. Di sisi lain, pasien yang telah terdiagnosis kanker membutuhkan terapi yang disesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing serta pendampingan medis berkelanjutan,” pungkas dr. Irwan.***

 

Halaman:

Tags

Terkini