Menurut Aditya, aktivitas tersebut kemungkinan besar adalah bagian dari ritual menyambut bulan Suro, bulan pertama dalam penanggalan Jawa yang dikenal sebagai waktu untuk penyucian diri dan doa keselamatan.
“Sepertinya sedang melakukan ritual karena masih dalam bulan Suro,” tulis Aditya dalam unggahannya.
Baca Juga: WNI kini lebih mudah dapat visa Schengen multi-entry, berlaku untuk kunjungan kedua dan seterusnya
Masih jadi misteri
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengenai identitas rombongan berpakaian serba putih tersebut.
Namun dari dua kesaksian pendaki itu, kuat dugaan bahwa peristiwa tersebut merupakan bagian dari kegiatan spiritual yang sarat makna budaya dan religiusitas Jawa.
Kejadian ini sekaligus menunjukkan sisi lain dari Gunung Lawu yang dikenal sebagai salah satu gunung dengan nilai spiritual tinggi di Pulau Jawa.***