travel

Ancaman bom beruntun ganggu jalur udara Jeddah–Indonesia, Pesawat SV 5688 mendarat darurat di Kualanamu

Sabtu, 21 Juni 2025 | 22:23 WIB
Tangkapan layar pesawat Saudi Arabia Airlines (saudia.com)

GENMILENIAL.ID – Jalur udara internasional menuju Indonesia kembali diguncang isu keamanan serius. Pesawat Saudi Arabian Airlines nomor penerbangan SV 5688 yang berangkat dari Jeddah menuju Surabaya via Muscat, terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Ancaman bom menjadi alasan di balik pendaratan tak terjadwal tersebut, sebagaimana dikonfirmasi oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan.

Tim penjinak bom (jibom) dari Satuan Brimob Polda Sumut segera diterjunkan untuk menyisir bagian dalam dan luar pesawat.

Baca Juga: Kemenag: Kuota haji 2026 akan diumumkan Arab Saudi pada 10 Juli 2025

“Benar, pesawat Saudi Airlines SV 5688 melakukan pendaratan darurat. Proses evakuasi penumpang dan pengecekan oleh tim jibom sedang berlangsung,” ujar Irjen Whisnu dalam keterangannya.

Seluruh penumpang telah dievakuasi dengan aman. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan mulai dari kabin penumpang, bagasi, hingga ruang kru.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada temuan bahan peledak di pesawat tersebut, namun penyelidikan terus dilakukan.

Bukan kali pertama: Dua insiden dalam sepekan

Yang mengkhawatirkan, insiden ini bukanlah yang pertama. Empat hari sebelumnya, pada 17 Juni 2025, pesawat Saudi Airlines SV 5276 rute Jeddah–Jakarta juga dialihkan ke Kualanamu karena adanya laporan teror bom.

Baca Juga: Xpeng G6: Janji manis mobil listrik CBU Rp599 juta, siapkah hadapi realitas pasar Indonesia?

Rentetan kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius soal keamanan jalur udara dari Timur Tengah ke Indonesia, khususnya penerbangan dari Jeddah, salah satu pintu utama kepulangan jemaah haji dan umrah.

Belum diketahui apakah kedua kasus ini saling terkait atau berasal dari pola serangan terorganisir. Namun yang jelas, potensi gangguan keamanan pada penerbangan internasional semakin menyita perhatian otoritas penerbangan dan kepolisian di Indonesia.

Langkah pengamanan diperketat

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak maskapai Saudi Arabian Airlines maupun otoritas penerbangan sipil Arab Saudi.

Halaman:

Tags

Terkini