olah-raga

Bambang pamungkas sindir fans Garuda yang terlalu emosional: Belajar dari Jepang, menang 6-0 pun masih introspeksi

Minggu, 19 Oktober 2025 | 21:52 WIB
Mengintip sorotan publik tentang kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 (Instagram.com/@timnasindonesia)

GENMILENIAL.ID – Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 kembali memantik perdebatan tajam di kalangan penggemar sepak bola nasional.

Namun, legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas justru mengingatkan publik agar tidak larut dalam amarah dan kritik tanpa dasar.

Menurutnya, kegagalan kali ini harus dijadikan momen refleksi kolektif untuk menata ulang ekosistem sepak bola nasional.

“Kita harus tanya kepada diri sendiri, apakah sudah membangun environment yang layak untuk sebuah tim lolos ke Piala Dunia?” ujar Bambang Pamungkas kepada awak media di Plaza Timur Senayan, Jakarta, Minggu, 19 Oktober 2025.

Baca Juga: Rainbow Slide ambruk di Ketapang: Tambah daftar panjang wahana anak yang rawan kecelakaan

Kritik emosional, minim data

Bepe sapaan akrabnya menilai banyak komentar publik di media sosial yang terlalu emosional dan tidak berbasis data.

Ia mengajak penggemar Garuda agar bersikap dewasa dalam menyikapi kekalahan.

“Rasanya, kita belum terlalu siap dalam konteks membangun semuanya untuk bisa tim kita stabil di level perebutan Piala Dunia,” ucap Bepe.

“Ini waktu paling krusial untuk mendukung tim nasional, bukan saat mereka di atas saja, tapi justru ketika mereka jatuh,” tegasnya.

Baca Juga: Titel pengangguran tertinggi di ASEAN bayangi anak muda RI, Menkeu Purbaya tebar janji ekonomi pulih akhir 2025

Sikap reflektif ini, kata Bepe, kontras dengan perilaku sebagian warganet yang justru saling menyalahkan dan menyebarkan komentar negatif di dunia maya.

“Kita harus berhati-hati untuk menyampaikan sesuatu, karena bisa memperkeruh suasana,” tambahnya.

Jepang menang besar, tapi tetap evaluasi

Halaman:

Tags

Terkini