PSSI dalam keterangannya menegaskan bahwa pemutusan kontrak dilakukan melalui mekanisme mutual termination atau kesepakatan bersama.
“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis PSSI di laman resminya.
Patrick Kluivert sejatinya dikontrak selama dua tahun, namun baru menjalani 12 bulan sebelum kerja samanya diakhiri.
Erick Thohir: Fokus 100 besar dunia dan Piala Dunia 2030
Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir, juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi Kluivert selama mendampingi Timnas Indonesia.
“Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia dan berjuang bersama untuk Merah Putih,” tulis Erick di akun Instagram-nya.
Erick menyebut PSSI kini berfokus menata arah baru Timnas Indonesia dengan tiga target utama:
masuk 100 besar peringkat FIFA, tampil di Piala Asia 2027, dan berjuang menuju Piala Dunia 2030.
Baca Juga: Angka stunting di Kecamatan Subang turun signifikan, camat sebut kuncinya kolaborasi semua pihak
Presiden Prabowo minta Timnas segera bangkit
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo mengungkap bahwa Erick Thohir telah meminta maaf kepada Presiden Prabowo Subianto atas kegagalan Timnas di kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Bapak Presiden tentu secara pribadi merasa berat hati menerima kenyataan itu, tapi beliau menegaskan agar kita segera berbenah,” kata Prasetyo.
Presiden Prabowo disebut meminta agar pembinaan jangka panjang difokuskan pada dua event besar berikutnya, Piala Asia 2027 dan Olimpiade 2028.***