Gaji John Herdman di Timnas Indonesia disorot, lebih rendah dari Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 16 Januari 2026 | 23:06 WIB
Menyoroti perkiraan gaji pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman dan membandingkannya dengan pendahulunya, STY dan Patrick Kluivert (Instagram.com/@timnasindonesia - @patrickkluivert9)
Menyoroti perkiraan gaji pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman dan membandingkannya dengan pendahulunya, STY dan Patrick Kluivert (Instagram.com/@timnasindonesia - @patrickkluivert9)

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), tercatat sebagai pelatih dengan bayaran tertinggi.

Mantan Ketua PSSI Mochamad Iriawan pernah menyebut gaji awal STY berada di kisaran Rp1,1 miliar per bulan saat mulai melatih pada 2019.

Baca Juga: Pemulihan pertanian jadi kunci hidup 80 persen warga, influencer Virdian Aurellio soroti kondisi petani Aceh Tamiang pascabanjir

Nominal tersebut kemudian naik setelah perpanjangan kontrak hingga 2027.

Pada periode terakhirnya, STY diperkirakan mengantongi bayaran sekitar Rp1,9 miliar per bulan, seiring dengan tugasnya yang menangani tim senior, U-23, hingga U-19.

Patrick Kluivert di posisi tengah

Sementara itu, Patrick Kluivert yang sempat menukangi Timnas Indonesia selama kurang lebih 10 bulan, disebut menerima gaji di kisaran Rp1,3 hingga Rp1,5 miliar per bulan.

Dengan kontrak berdurasi dua tahun, total potensi bayaran Kluivert diperkirakan mencapai Rp36 miliar.

Baca Juga: ICW soroti pengadaan MBG, pembelian sendok bebek 2025 disebut habiskan Rp4 miliar

Selama hampir setahun bekerja, eks striker legendaris Belanda itu diyakini telah menerima Rp13 hingga Rp15 miliar.

Herdman paling rendah, tantangan tetap besar

Jika diurutkan, Shin Tae-yong berada di posisi teratas sebagai pelatih dengan gaji terbesar, disusul Patrick Kluivert, sementara John Herdman berada di urutan terbawah.

Meski begitu, nominal gaji bukan jaminan prestasi. Herdman kini mengemban tantangan besar untuk membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di level Asia, termasuk target jangka panjang menuju Piala Dunia.

Baca Juga: Ratusan miliar untuk seragam hingga alat makan MBG, ICW soroti tata kelola Badan Gizi Nasional

Perlu ditegaskan, seluruh angka tersebut masih bersifat perkiraan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X