“Kami tahu siapa tim-tim besar di sepak bola, tapi yang paling penting adalah yang terjadi nanti di lapangan,” ujar Kluivert.
Baca Juga: PT Dahana lestarikan budaya Sunda lewat Lomba Tari Jaipong Kreasi tingkat SMP
“Kami harus fokus dan tajam, terutama di skema bola mati jika ingin mendapatkan hasil terbaik," tambahnya.
Kabar baik dari Maarten Paes dan Ole Romeny
Di tengah tekanan berat, skuad Garuda mendapat kabar positif.
Dua pemain penting, Maarten Paes dan Ole Romeny, sudah kembali berlatih di Jeddah setelah pulih dari cedera.
Selain itu, performa para pemain di klub juga terpantau baik.
Baca Juga: ‘Bjorka’ ditangkap, data polisi justru bocor: Siapa dalang di balik topeng sang hacker?
Calvin Verdonk tampil impresif bersama Lille di Ligue 1, sementara Shayne Pattynama dan Sandy Walsh tampil konsisten di Liga Thailand.
Peluang tipis, tapi asa masih menyala
Meski peluang Indonesia hanya 5 persen untuk lolos langsung dan 20 persen untuk melaju ke babak berikutnya, semangat juang tim di bawah Kluivert tetap menyala.
Bagi publik sepak bola Tanah Air, perjuangan ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan pembuktian bahwa Timnas Indonesia era Patrick Kluivert siap melawan kata 'mustahil.'
Artikel Terkait
Timnas Indonesia tak berdaya di Sydney, Patrick Kluivert salahkan Kevin Diks yang gagal cetak gol penalti
Jelang laga Kualifikasi Piala Dunia, Patrick Kluivert: Entah main jelek atau bagus, yang penting menang
Panggilan perdana ke Timnas Senior, Beckham Putra ingin bikin takjub Patrick Kluivert
Soal Jepang bakal turunkan pemain pelapis lawan Timnas Indonesia, Patrick Kluivert: Kami tidak anggap enteng
Dibantai Jepang 0-6, Patrick Kluivert: Ini pelajaran penting untuk Timnas Indonesia
Patrick Kluivert kibarkan Merah Putih di Belanda, rayakan HUT RI ke-80 bersama diaspora
Strategi rahasia Patrick Kluivert jadi sorotan, Timnas Indonesia hadapi tekanan berat lawan Arab Saudi dan Irak di Round 4