Selain itu, FFF juga disebut mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali turnamen Coupe de la Ligue dengan peserta terbatas, yakni hanya klub yang tidak berlaga di kompetisi Eropa.
Jika diterapkan, reformasi ini akan menjadi salah satu transformasi terbesar dalam sejarah sepak bola Prancis.***
Artikel Terkait
Onana blunder di final Liga Europa, netizen minta Dedi Mulyadi kirim ke barak TNI
Simon Tahamata resmi jadi kepala pemandu bakat Timnas, ini 3 faktanya
PSG raih dua trofi domestik, bidik treble winner di final Liga Champions
Xabi Alonso resmi gantikan Ancelotti, kontrak 3 tahun di Real Madrid
Xabi Alonso resmi jadi pelatih Real Madrid: Ini profil dan perjalanan karier sang legenda
Kevin Diks persembahkan trofi untuk Copenhagen, cetak gol di laga terakhir
Timnas U-17 Indonesia satu grup dengan Brasil, Nova Arianto: Bukan grup yang mudah