"Karena para pemain bermain di klub yang berbeda dengan kondisi yang berbeda pula. Hal seperti ini sangat penting bagi saya, bukan hanya datang langsung latihan, tidak," ungkapnya.
2. Banyak menit bermain di klub
Kluivert pun menegaskan para punggawa Garuda yang bisa masuk seleksi ke skuad utama, harus banyak mendapatkan menit bermain di klub.
"Kita perlu benar-benar memeriksa seberapa banyak mereka bermain (di klub), maka perjuangkanlah banyak menit bermain bersama klub," terangnya.
Legenda Timnas Belanda itu menuturkan pengalaman main di klub turut menunjukkan kedisiplinan pemain dalam menjaga waktu istirahat dan latihan bersama klubnya.
"Mungkin beberapa pemain perlu istirahat sementara yang lain perlu mendapatkan latihan tambahan," tutur Kluivert.
"Jadi semua hal itu menjadi tanggung jawab kita. Menurut saya, itu adalah salah satu hal yang bisa dipertimbangkan dalam rencana kami," tandasnya.
Sederet punggawa Garuda yang masih minim bermain di klub
Jika mengintip skuad yang tampil terakhir kali bersama STY, maka terdapat sederet nama para punggawa Garuda yang pernah kesulitan menit bermain di klubnya. Berikut ini di antaranya:
1. Marselino Ferdinan
Dilansir dari Transfermarkt, Marselino Ferdinan baru menjalani debut perdananya sejak direkrut Oxford United sejak Agustus 2024 lalu.
Sebelumnya, Marselino juga sempat mencari peruntungan bermain di Liga Belanda dengan bergabung bersama KMSK Deinze pada musim 2022-2023.
Artikel Terkait
Jumlah pesangon yang diterima Shin Tae Yong usai dipecat dari Timnas Indonesia, fantastis!
Deddy Corbuzier soroti kesabaran STY latih Garuda hingga sekelas jawara Piala Dunia 2014 ini butuh 8 tahun ditangani pelatih yang sama
Sebelum babak play off degradasi, Gultom ingin kembalikan kepercayaan diri para pemain
Kembalinya Din Gultom, bawa Persikas Subang raih kemenangan, tumpaskan Persipa dengan skor tipis 1-0
Dapat applause Oxford United, Marselino Ferdinan bikin heboh jagat medsos usai lakoni debut perdana di Inggris!
Merasa punya kesamaan kultur sepak bola, begini pesan Kluivert yang tak ingin suporter Indonesia terpecah belah usai PSSI pecat STY
Kluivert tak berjuang sendiri, ada asisten cerdas Alex Pastoor yang punya strategi khas untuk Garuda demi kejutkan Australia hingga Jepang!