Keluhan Bahrain soal fans Timnas Indonesia yang ‘Galak’ di medsos hingga enggan bertandang ke Jakarta

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Sabtu, 19 Oktober 2024 | 10:13 WIB
Potret pernyataan Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) kepada Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) terkait tudingan fans Indonesia yang ‘galak’ di media sosial. Simak ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@bahrainfa - pssi.org)
Potret pernyataan Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) kepada Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) terkait tudingan fans Indonesia yang ‘galak’ di media sosial. Simak ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@bahrainfa - pssi.org)

Hal itu dinilai bertolak belakang dengan kebijakan federasi BFA yang tidak melakukan tindakan serupa.

"Hal-hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dan sama sekali jauh dari nilai olahraga. BFA menolak untuk mengekspos kehidupan anggota tim (Bahrain) agar terhindar dari potensi bahaya apapun," ungkap BFA.

Federasi Timnas Bahrain itu juga meminta para fans Indonesia untuk memberi balas budi atas perhatian dan sambutan mereka saat bertamu ke negara Bahrain.

"BFA telah berupaya menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk masuknya fans Indonesia ke Bahrain, untuk mendukung tim negaranya dalam pertandingan melawan tim kita, jumlahnya melebihi 2.000 kursi penonton," pungkas BFA.

Baca Juga: Lebih dari sekadar penyegar dahaga, ini 7 manfaat konsumsi jus tomat bagi kesehatan

"Oleh karena itu, penting bagi fans Indonesia untuk juga memfasilitasi (Bahrain) terkait prosedur memasuki stadion pada hari pertandingan, dan cara yang sesuai dengan standar dan persyaratan yang diatur di kualifikasi (Piala Dunia 2026)," pungkas BFA.

Singgung Soal Sportivitas di Bidang Olahraga

Terakhir, BFA juga menegaskan penolakan terhadap serangan-serangan fans Indonesia terhadap pihaknya di media sosial.

BFA menyebut akan melakukan segala cara untuk menindaklanjuti tudingan itu melalui asosiasi HAM, jurnalis, dan organisasi internasional lainnya.

"BFA menegaskan penolakan sepenuhnya terhadap serangan ofensif di dunia maya dari fans Indonesia. (Kami) akan menempuh jalur hukum dengan menggandeng organisasi internasional, hak asasi manusia, asosiasi jurnalis, untuk menjadi saksi atas potensi risiko tersebut," tutur BFA.

Baca Juga: Catat, 5 jus sayuran ini bisa turunkan kolesterol

Di samping itu, BFA juga menyinggung soal sportivitas di bidang olahraga yang mendasari pernyataan mereka.

"Sebuah perilaku yang telah mendistorsi arah sepak bola dan tujuan mulianya yang dikenal secara internasional didasarkan pada rasa saling menghormati dan sportivitas yang tinggi," tutup pernyataan BFA tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: BFA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X