GENMILENIAL.ID - Persikas Subang akan menghadapi laga kandang perdana melawan Bhayangkara Presisi FC di Stadion Persikas pada Sabtu 14 September 2024.
Usai kekalahan perdana pada partai tandang menghadapi Adhyaksa Farmel FC, Persikas bertekad untuk mendapatkan poin di laman sendiri.
Pelatih Kepala Persikas, Mial Armand langsung menurunkan skuad terbaiknya untuk mengalahkan The Guardian. Pemain seperti Yevhen Bokhashvili, Guilherme Batata, dan Friska Womsiwor dipasang sejak awal babak pertama.
Sementara Bhayangkara Presisi FC datang ke Subang dengan motivasi terbaik setelah mendapatkan poin pada partai kandang mereka menentang Persipa Pati.
Baca Juga: Usai kalah di laga perdana, Persikas Subang siap bangkit di laga kandang
Pelatih Kepala Bhayangkara Presisi FC Hanim Sugiarto tidak segan-segan menurunkan para pemain terkuatnya menghadapi tim debutan Pegadaian Liga 2, Persikas.
Pemain seperti Putu Gede, Spasojevic, dan Matias Mier akan bermain dari menit awal pertandingan kali ini.
Berikut susunan pemain dari kedua kesebelasan:
Persikas
Starting
GK Fery Bagus
CB Junda Irawan
CM Guilherme Batata
CF Kevin Mina
CF Yevhev Bokhashvili
Baca Juga: 8 Tips membangun personal branding yang kuat di era digital
RWF Muhammad Isa (C)
DM Muhamad Rafi Syarahil
LB Wahyu Saputro
CB Muhammad Dikky Yudistia
RB Firman Abd. Mutalib
RWF Frisca Womsimor
Pemain cadangan
Artikel Terkait
Menang di Laga Pamungkas Grup D, Persikas Subang dipastikan masuk ke babak 32 besar Liga 3 Nasional 2024
PT Dahana dukung Persikas, Ahmad Fachruddin berharap klub sepak bola Subang bisa tembus Liga 2
Menuju Liga 2, Persikas Subang rekrut pemain asal Kediri, Jordan Zamorano untuk posisi gelandang
Pelantikan KONI Subang periode 2024-2028, Pj. Bupati harap pembinaan olahraga berkelanjutan tidak hanya ketika mau ada event
Tidak hanya untuk kesehatan fisik, olahraga lari bermanfaat buat kesehatan mental
Kalahkan Argentina dengan skor 2-1, Garuda Nusantara diminta terapkan ilmu padi
Kalah dari Thailand dengan skor 0-2 di ajang Seoul Earth On Us Cup 2024, Tim U-20 Indonesia terus berproses