GENMILENIAL.ID - Klinik Pratama (KP) Global Medical Center gelar bakti sosial berupa pengobatan gratis kepada warga masyarakat Kp Cisepan 2 RT.33 RW.09 Desa Cibuluh Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang pada Sabtu, 5 Agustus 2023.
Bertempat di Monumen Perjuangan 45, Owner KP Global Medical Center, dr. Dede Firdhous mengatakan bahwa kliniknya yang terletak di Kota Subang, Jalan Pejuang 45 memberikan bantuan obat-obatan untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial, pengobatan gratis.
"Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya berhenti pada saat ini saja, tapi akan ada follow up berikutnya, akan ada terus berkelanjutan, sehingga banyak masyarakat yang tidak mampu khususnya terbantu dari segi kesehatanya," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Dede juga menyebut bahwa pengobatan yang dilaksanakanya tidak dibatasi, sehingga masyarakat terus datang dan berakhir pada pukul 17.00 WIB.
Terkait agenda pengobatan gratis berikutnya, dr. Dede juga menyebut ia belum merencanakan dititik mana lagi.
"Karena kan untuk melakukan baksos ini, kita juga tidak bisa sembarangan ya, satu kita harus minta ijin dari pemerintah setempat, agar kegiatan kita benar-benar terpantau dengan baik, tidak ilegal, tertib dan sesuai prosedur," ujarnya.
Berikutnya, kata dr. Dede dari pihak kesehatanya, seperti Puskesmas harus ada surat pemberitahuan, jika pihak kesehatanya tidak mengijinkan, ia pun menyebut harus taat.
Dr. Dede juga menyebut bahwa Klinik Pratama Medical Center, selalu berusaha untuk memberikan kemudahan-kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Bicara soal leadership, Kang Lukmantias sebut sebelas asas kepemimpinan, seperti ini penjelasanya
"Klinik Global Medical Center ini, dia ada BPJS, jadi menerima BPJS baik itu yang sakit, persalinan, gigi, semuanya bisa dan kita menawarkan kepada masyarakat full gratis, kemudian khitanan juga ada, operasi kecil juga ada," ucapnya.
Apa yang ada di Rumah Sakit, kata dr. Dede itu ada, seperti USG, Rontgen, semuanya ada, sehingga hal tersebut membuat masyarakat yang dilayani oleh Kliniknya merasa puas, bahkan, saat ini kondisi pasienya membludak.
"Jumlah bad di klinik kita cuma ada sekian, yang berobat hampir tiga kali lipat, yang pengin dirawat," ujarnya.
Dalam pendekatan pelayanan kepada pasien, dr. Dede juga menyebut bahwa pihaknya mencoba untuk merubah image pelayanan yang selama ini dianggap sangar dan galak, dengan pelayanan yang ramah.