GENMILENIAL.ID - Selama 23 Bulan menjabat sebagai Kapolres Subang, AKBP Sumarni dikenal publik dan masyarakat Subang sebagai sosok perempuan yang giat melakukan aksi-aksi sosial.
Rumah Dinas Kapolres Subang yang notabene negara berikan untuk fasilitas tempat tinggal dirinya selama bertugas pun tak pernah sepi dari kunjungan masyarakat ataupun kegiatan sosial seperti santunan yatim yang rutin dilakukan dan pembagian sembako.
Disamping itu, selama menjabat 28 rumah rutilahu warga masyarakat yang tidak mampu dan tidak layak huni untuk menempati rumahnya berhasil diperbaiki menjadi rumah layak huni.
Bahkan dalam setiap kegiatan patroli yang dilakukan bersama para anggota kepolisian Polres Subang tak pernah lepas dari kegiatan sosial yang dilakukan dengan selalu membawa bingkisan sembako untuk dibagikan.
Dalam kesempatan giat patroli yang pernah diikuti oleh genmilenial.id bersama Polres Subang beserta jajaran, AKBP Sumarni selalu berhenti dan berikan bantuan disaat melihat warga masyarakat yang layak untuk diberikan bantuan.
Gaya kepemimpinan dan kepedulian sosial yang melekat pada sosok AKBP Sumarni, telah menjadikan dirinya saat ini sebagai figur pemimpin polisi yang begitu dekat dihati rakyat dan masyarakat Kabupaten Subang, terutama masyarakat yang selama ini termajinalkan.
Dalam sebuah wawancara khusus dengan genmilenial.id, perempuan yang pernah bekerja sebagai penyidik KPK tersebut mengatakan bahwa apa yang dilakukanya bukanlah sesuatu hal yang istimewa tapi merupakan tanggung jawabnya sebagai manusia.
"Siapapun warga Subang, warga masyarakat yang berada di seluruh Indonesia berhak untuk memberikan atau membantu saudaranya, membantu tetangganya, membantu masyarakatnya ketika memang diberikan kelebihan atau kesempatan untuk itu," kata AKBP Sumarni.
Baca Juga: Revolusi mental, perubahan paradigma dalam masyarakat modern
Lanjut Kapolres, sebagai manusia harus memperhatikan kehidupan sesama manusia, baik itu tetangga atau siapapun itu karena kita hidup sebagai saudara dalam kemanusiaan, terlebih ketika kondisi tersebut begitu sangat memerlukan.
"Kami juga beberapa kali berkolaborasi dengan beberapa pihak untuk membantu kesulitan-kesulitan masyarakat itu, jadi bukan hanya kerja Kapolres Subang semata tetapi ini adalah kolaborasi bentuk kegotong royongan dari banyak pihak ketika membantu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat." ujarnya.
Lebih lanjut, AKBP Sumarni pun menyebut bahwa pihaknya mau untuk turun ke masyarakat dan mencari tau permasalahan apa yang sedang dihadapi oleh masyarakat sekaligus membantu mencarikan solusi dan jalan keluarnya.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Sumarni juga membantah sebagian persepsi masyarakat yang mengatakan seolah-olah kegiatan sosial yang dilakukanya mirip dengan kegiatan seperti Dinas Sosial.