SPPG Mustika Jaya 4 menguji coba sistem tersebut selama dua minggu, mulai Kamis, 15 Oktober 2026.
Dalam pelaksanaannya, siswa mengambil makanan yang telah disajikan menggunakan mekanisme prasmanan.
Baca Juga: Wayan Koster bentak pegawai SPBU, petugas dipaksa kerja non stop?
Berdasarkan informasi yang disampaikan, siswa menilai makanan terasa lebih segar dan hangat melalui sistem penyajian tersebut.
Uji coba ini menjadi salah satu pengalaman penerapan MBG prasmanan yang dapat menjadi bahan evaluasi sebelum sistem diperluas ke sekolah lain.
Kepala sekolah dan guru juga memiliki peran dalam mendukung pelaksanaannya.
Mereka perlu memahami mekanisme penyajian sekaligus membantu memastikan proses pembagian makanan berjalan tertib.
Baca Juga: Petaka antrean BBM di Bali: Mobil Chery hantam puluhan motor, polisi bergerak usut tuntas
Penerapan dilakukan secara bertahap
BGN selanjutnya akan mempertimbangkan kesiapan dapur, sekolah, peralatan, serta hasil evaluasi uji coba sebelum menerapkan sistem prasmanan secara lebih luas.
Karena itu, sekolah yang berminat perlu mengikuti tahapan pendaftaran dan pelatihan serta memastikan kesiapan pelaksanaan di lingkungan masing-masing.
Sistem prasmanan memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengambil makanan sesuai kebutuhan dan memperoleh tambahan jika masih tersedia.
Namun, porsi awal dan komponen makanan tetap harus mengikuti standar yang ditetapkan.
Melalui penerapan bertahap, BGN berupaya memastikan mekanisme penyajian prasmanan dapat berjalan seiring dengan pemenuhan standar gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis.***