news

Dukung dan kawal program pemerintah, Qodari: Presiden Prabowo perjuangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia

Minggu, 20 September 2026 | 20:23 WIB
Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari menyebut perjuangan demokrasi dari masyarakat sejalan dengan Presiden Prabowo (Bakom RI)

Bursah Zarnubi bicara demokrasi dan Pasal 33 UUD 1945

Dalam kesempatan yang sama, pendiri HUMANIKA Bursah Zarnubi menekankan pentingnya menjaga sistem demokrasi yang telah diperjuangkan para aktivis Reformasi 1998.

Bursah berharap pemerintahan Presiden Prabowo tetap dikawal sehingga upaya memperkenalkan dan menjaga demokrasi kepada generasi muda dapat terus berlanjut.

“Dia (Presiden Prabowo) ada tugas besar yang menurut saya belum pernah digagas oleh Presiden sebelumnya. Revolusi Pasal 33 dan ini mesti kita dukung, tidak boleh kita jatuhkan sebelum dia berhasil,” kata Bursah dalam pidatonya.

Baca Juga: BGN layangkan teguran ke pegawai SPPG Bantul, buntut dugaan konten olok-olok korban keracunan MBG Karo

Bursah kemudian mengaitkan pandangannya dengan kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo yang menurutnya semakin mempertegas prinsip dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Pasal tersebut mengatur prinsip perekonomian nasional yang berasaskan kekeluargaan serta demokrasi ekonomi.

Salah satu kebijakan yang disampaikan Bursah adalah penindakan terhadap praktik manipulasi perdagangan ekspor dan impor berupa underinvoicing dan overinvoicing yang dinilai merugikan keuangan negara.

Ia juga menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program yang dikaitkan dengan asas kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Ibadah umat Kristiani di Subang dikawal polisi, Kapolres tegaskan komitmen jaga keamanan tanpa pandang keyakinan

Minta siklus pemerintahan lima tahun dijaga

Bursah juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga siklus pemerintahan selama lima tahun sebagai bagian dari keberlangsungan demokrasi.

Ia meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada pemerintahan Presiden Prabowo untuk menjalankan program-program yang telah disusun.

“Jadi, bagi orang-orang yang ingin menjatuhkan tuh agak sabaran sedikit. Minimal siklus 5 tahun itu dijaga. Tidak boleh jatuh bangun, jatuh bangun, demokrasi nanti rusak,” jelasnya.

Bursah kemudian meminta agar pemerintahan Presiden Prabowo diberikan kesempatan untuk menjalankan kebijakan ekonominya.

Halaman:

Tags

Terkini