news

Harapan warga Pontianak saat hujan deras akhirnya turun: Semoga menghilangkan asap selamanya

Rabu, 16 September 2026 | 00:04 WIB
Warga Pontianak sambut hujan yang akhirnya turun di tengah upaya pemadaman karhutla (Threads/romero.ahd - rzkyyptri)

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), luas area terdampak kebakaran di Kalimantan Barat telah mencapai lebih dari 48 ribu hektare per 14 September 2026.

Baca Juga: 129 Korban masih dicari, evakuasi KM Virgo dibayangi bahaya usai bergeser 1,6 mil di Laut Jawa

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebut luas lahan terbakar berdasarkan pengukuran mencapai 38.310 hektare lebih, sedangkan hasil pengukuran berdasarkan kondisi di lapangan mencapai 10.224 hektare lebih.

“Sehingga total terbakar sebesar 48.535,73 hektare,” kata Berton dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 15 September 2026.

Pada Senin, 14 September 2026, BNPB juga menemukan 19 titik api dengan estimasi luas lahan terbakar sekitar 261 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 180 hektare telah berhasil dipadamkan.

Baca Juga: Lika-liku Purbaya di kursi menkeu, dari kritikan ceplas-ceplos hingga polemik setoran Rp120 triliun

“Rinciannya, lebih dari 175 hektare dipadamkan oleh Satgas Darat dan oleh Water Bombing atau Satgas Udara adalah 5 hektare lebih,” lanjut Berton.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 80 hektare lebih lahan yang belum dipadamkan hingga Selasa, 15 September 2026.

Sementara itu, pekatnya kabut asap membuat kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, seperti Mempawah, Pontianak, Melawi, Sambas, hingga Ketapang, berada pada kategori berbahaya dengan jarak pandang di bawah 1 kilometer.***

 

Halaman:

Tags

Terkini