news

Sherina Munaf bagikan kondisi Kalimantan yang diselimuti kabut asap karhutla: Bukan awan, baunya sampai masuk pesawat

Rabu, 2 September 2026 | 19:33 WIB
Artis Sherina Munaf saat ikut langsung membantu memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah (Instagram/sherinamunaf)

Sherina kemudian membagikan pengalamannya ketika melihat langsung titik api di kawasan Jalan Lingkar Luar. Ia menyebut sejumlah titik api terlihat kecil dan sebelumnya sempat dipadamkan.

“Di Jalan Lingkar Luar itu ada sumber api juga. Sepertinya udah dipadamin, cuma kita bisa melihat bekasnya tuh hitam dan ada beberapa api-api kecil yang muncul. Semoga enggak, tapi kalau angin kencang, bisa jadi api besar,” jelasnya.

Baca Juga: Bos Urip sambut Dandim baru Subang, ajak kolaborasi bangun daerah

Sherina menilai kondisi tersebut tetap berdampak terhadap kualitas udara. Menurutnya, asap yang dihasilkan dari api kecil saja sudah cukup parah.

“Api yang sekecil itu aja, impact asapnya udah parah banget dan enggak kebayang warga di sana terdampaknya setiap hari,” sambungnya.

Sherina ikut bantu pemadaman karhutla

Tak hanya membagikan kondisi dari udara, Sherina juga turun langsung membantu proses pemadaman karhutla.

Melalui unggahannya di Instagram Story, ia tampak ikut membantu pemadaman di kawasan Konservasi Taman Wisata Alam Galeget Tiawu.

Baca Juga: Kepemimpinan Kodim Subang beralih, Letkol Czi Deny Widi Anggoro gantikan Letkol Czi Asep Saepudin

Sherina menyebut tim BKSDA Kalteng telah melakukan pemadaman selama delapan hari. Api sempat padam selama dua hari sebelum bara kembali menyala.

“Tim BKSDA Kalteng sudah melakukan pemadaman selama 8 hari ini. Sempat padam 2 hari, tapi hari ini bara mulai menyala lagi,” tulis Sherina dalam unggahannya.

Ia juga menceritakan kondisi yang dihadapi saat membantu memadamkan bara. Asap yang kencang dan jarak pandang yang rendah menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.

“Sejam usaha madamin bara-bara yang muncul cukup menguras energi. Asap kencang sekali, visibilitas rendah. Luar biasa para pejuang lapangan yang berjam-jam sampai menginap demi cegah api menjalar,” imbuhnya.

Baca Juga: 293 Santri Ponpes Manbhaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan MBG, bermula saat jam makan siang

Hotspot karhutla meningkat di sejumlah wilayah

Halaman:

Tags

Terkini