Baca Juga: MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026 umumkan pemenang, siap wakili Indonesia ke ajang regional
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Subang Ahmad mengatakan kebutuhan terhadap instruktur, pelatih Banser, dan Kiai Muda dari potensi lokal semakin penting karena proses kaderisasi dasar berlangsung masif di berbagai kabupaten dan kota.
"Kaderisasi di tiap-tiap kabupaten/kota itu masif. Tentunya perlu disiapkan instruktur Ansor, pelatih Banser, dan Kiai Muda untuk Dirosah dari potensi lokal daerah masing-masing. Tidak mungkin seluruh kegiatan kaderisasi hanya diampu oleh satu atau dua orang saja," ujar Ahmad.
Pelaksanaan tiga agenda tersebut sekaligus menjadi momentum bagi GP Ansor Jawa Barat untuk memperkuat ketersediaan tenaga kaderisasi di daerah.
Khusus di Kabupaten Subang, tercatat terdapat 13 instruktur Ansor dan 15 pelatih Banser.
Dengan penguatan kaderisasi tersebut, GP Ansor Jawa Barat diharapkan mampu terus melahirkan kader yang memiliki pengetahuan, pengalaman, jaringan, karakter, serta kemampuan kepemimpinan untuk berkontribusi bagi masyarakat.***