news

Dony Ahmad Munir: Kaderisasi GP Ansor penting untuk cetak pemimpin masa depan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:12 WIB
Bupati Sumedang sekaligus Ketua Dewan Penasehat PW GP Ansor Jawa Barat, Dony Ahmad Munir (kiri), berbincang dengan Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharuddin, dalam rangkaian kaderisasi GP Ansor Jabar di Cigarukgak, Subang. Selasa, 11 Agustus 2026

"Jadi saya lihat Ansor sudah sistemik melakukan pengkaderan ini dan ini Ansor Banser harus eksis dan bisa melatih kepemimpinan dan ini bagi pemimpin masa depan," tuturnya.

Datang dari Sumedang untuk berbagi pengalaman

Kehadiran Dony dalam kegiatan kaderisasi di Subang bukan sekadar memenuhi undangan.

Sebagai Ketua Dewan Penasehat PW GP Ansor Jawa Barat, ia memiliki peran untuk ikut mengayomi sekaligus memberikan pengalaman kepada para kader.

Dony mengatakan dirinya datang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman selama berkecimpung di organisasi.

Baca Juga: Evakuasi dramatis 2 pekerja di Jaktim: Bagian tubuh korban sempat tertimbun usai robohnya beton drainase

"Saya kan ketua dewan penasehat Ansor Jawa Barat, bertugas untuk mengayomi, untuk sharing berbagi, berbagi knowledge, experience (pengalaman) ya, berbagi inilah pengalaman ketika di Ansor dan mudah-mudahan ada manfaatnya," ungkapnya.

Ia berharap pengalaman yang dibagikan dalam kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para peserta, terutama dalam menjalankan tugas organisasi dan mengembangkan kapasitas kepemimpinan.

Bagi Dony, keberadaan kader yang memiliki kompetensi dan karakter kuat menjadi kebutuhan penting karena mereka nantinya akan berada di berbagai ruang pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: Curhatan pelaku pariwisata Labuan Bajo usai viral foto liburan Jessica Mila cs di Pulau Padar

164 Peserta ikuti tiga agenda kaderisasi di Subang

Kegiatan kaderisasi tingkat lanjut GP Ansor Jawa Barat di Subang diikuti 164 peserta dari sejumlah Pimpinan Cabang GP Ansor se-Jawa Barat.

Beberapa peserta juga berasal dari perwakilan DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharuddin sebelumnya menegaskan bahwa instruktur memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar menyampaikan materi kepada kader.

"Seorang instruktur bukan hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga penjaga nilai, ideologi, dan penjaga masa depan. Bangsa yang besar selalu dimulai dari kader yang berkualitas," tegas Addin.

Halaman:

Tags

Terkini