news

Profil Sudaryono usai ditunjuk Istana gantikan Nanik Deyang jadi Kepala BGN: Wamentan aktif di ormas tani hingga dunia bisnis

Rabu, 22 Juli 2026 | 13:51 WIB
Mengintip jejak karier Wamentan, Sudaryono yang kini ditunjuk Istana RI menggantikan Nanik Deyang sebagai Kepala BGN (Dok. sudaryono.id)

GENMILENIAL.ID — Nama Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono tengah menjadi sorotan publik setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik S Deyang.

Penunjukan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menyebut keputusan itu diambil Presiden untuk mengisi posisi strategis di BGN.

“Bapak Presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah beliau Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian,” ujar Prasetyo Hadi dalam pernyataannya, Rabu, 22 Juli 2026.

Baca Juga: Whistleblowing System Kementerian PU disorot, Dody Hanggodo: Tampung aduan dari absensi hingga judol

Sudaryono dijadwalkan dilantik pada sore hari dan akan melepas jabatannya sebagai Wamentan.

“Sebagai Kepala BGN definitif, rencananya tidak merangkap jabatan,” jelasnya.

Aktif di ormas tani dan pedagang

Sudaryono lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Sebelum kembali menjabat sebagai Wamentan di Kabinet Merah Putih, ia juga pernah mengisi posisi yang sama pada akhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Di luar pemerintahan, Sudaryono dikenal aktif dalam berbagai organisasi, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian dan perdagangan.

Baca Juga: Aduan warga mengalir dari kekeringan hingga UMKM, Kang Rey respons cepat di Radio Benpas

Ia tercatat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI).

Tak hanya itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), serta Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera).

Rekam jejak politik hingga orang dekat Prabowo

Dalam perjalanan politiknya, Sudaryono pernah menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto pada 2010. Karier politiknya kemudian berlanjut di Partai Gerindra.

Halaman:

Tags

Terkini