Pelayanan tetap berjalan 24 jam
Meski menghadapi efisiensi anggaran, Damkarmat Kota Yogyakarta memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa.
Baca Juga: Pidato haru Ivar Jenner di pernikahan Justin Hubner viral, kenang mendiang Noah Gesser
Mereka menegaskan komitmen untuk tetap siaga selama 24 jam.
“Anggaran boleh dipangkas, tapi tekad kami melayani tidak akan pernah berkurang,” tulisnya.
Selain itu, Damkar juga mengingatkan bahwa layanan pemadaman kebakaran maupun penyelamatan tetap tidak dipungut biaya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa meskipun ada keterbatasan, kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama.
Curhatan petugas Damkar daerah lain
Unggahan tersebut juga memicu gelombang respons dari warganet, termasuk sesama petugas pemadam kebakaran dari berbagai daerah.
Banyak di antaranya yang membagikan kondisi serupa yang mereka alami.
Seorang petugas Damkar Kabupaten Serang mengungkapkan bahwa pos tempatnya bertugas bahkan belum memiliki unit mobil pemadam selama beberapa tahun terakhir.
Ia juga menyebut bahwa dalam beberapa kasus, petugas harus menggunakan dana pribadi untuk operasional seperti bahan bakar.
Baca Juga: Kapolres Cup 2026 digelar, Polres Subang perkuat soliditas lewat turnamen voli dan tenis
Keluhan serupa juga datang dari petugas Damkar Balikpapan yang mengaku telah diperintahkan untuk hanya melayani laporan yang benar-benar mendesak demi menghemat penggunaan BBM.