GENMILENIAL.ID – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Subang menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan.
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi hidup yang benar-benar diterapkan, khususnya oleh generasi muda.
Hal itu disampaikan saat Kang Rey bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan yang digelar di Halaman Kantor Bupati Subang, Selasa, 2 Juni 2026.
Baca Juga: Kebakaran Kemayoran sisakan duka, 620 jiwa kehilangan rumah di kawasan rawan api
Mengusung tema 'Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia', upacara tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari ASN, TNI, Polri, mahasiswa, hingga organisasi kemasyarakatan.
Pancasila harus hidup dalam kehidupan nyata
Dalam amanatnya, Kang Rey membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menekankan bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa.
“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Kebakaran hebat Kemayoran hanguskan 250 rumah, 330 KK terdampak dan mengungsi
Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol atau hafalan semata. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegasnya.
Generasi muda jadi kunci masa depan
Kang Rey secara khusus menyoroti peran generasi muda sebagai penjaga masa depan bangsa.
Ia mengajak mereka untuk menjadikan Pancasila sebagai 'living ideology' atau ideologi yang hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.