news

Identitas 2 korban tewas usai banjir bandang di Bone terungkap, bocah 5 tahun dan lansia 80 tahun

Jumat, 8 Mei 2026 | 22:49 WIB
Menyoroti bencana banjir yang melanda 2 wilayah kecamatan di Bone, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 8 Mei 2026 (Instagram.com/@humaskorpsbrimob)

GENMILENIAL.ID - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 8 Mei 2026, menelan korban jiwa.

Dua warga dilaporkan tewas akibat terjebak dan tenggelam di dalam rumah saat air datang dengan deras.

Peristiwa ini terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan ratusan rumah warga terendam.

Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan proses evakuasi dan penanganan di dua kecamatan terdampak, yakni Tanete Riattang dan Tanete Riattang Timur.

Baca Juga: Terbongkar! Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo ditahan, kuasa hukum ungkap dugaan upaya ‘tutup mulut’

"Tim SAR merespons cepat dalam penanganan banjir di Kabupaten Bone akibat curah hujan tinggi," demikian pernyataan Humas Korps Brimob.

Petugas disiagakan di sejumlah titik rawan untuk melakukan penyisiran, mengevakuasi warga menggunakan perahu karet, serta menangani hambatan seperti pohon tumbang.

Wilayah terdampak parah

Kepala Operasional Basarnas Sulawesi Selatan, Andi Sultan, menyebut dua kecamatan terdampak mengalami kondisi cukup parah.

Ia menjelaskan, ketinggian air bervariasi mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 2 meter.

Baca Juga: Aksi lempar puluhan ular di pendopo Indramayu viral, massa kritik gaya kepemimpinan Lucky Hakim

"Terutama di wilayah pesisir seperti Kelurahan Bajoe dan Kelurahan Panyula," ujarnya.

Banjir juga diduga diperparah oleh fenomena air pasang laut (rob) yang menghambat aliran air menuju muara.

Akibatnya, debit air meningkat drastis dan dengan cepat merendam permukiman warga. Kepanikan pun sempat terjadi saat air masuk ke rumah-rumah.

Halaman:

Tags

Terkini