Identitas korban tewas
Dua korban meninggal dunia dalam peristiwa ini telah teridentifikasi.
Korban pertama adalah N (80 tahun), warga Kelurahan Bajoe. Lansia tersebut diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat air setinggi sekitar 1,5 meter tiba-tiba masuk ke rumahnya.
Sementara itu, korban kedua adalah MA (5 tahun), warga Kelurahan Panyula. Anak tersebut dilaporkan tenggelam saat mencoba mengikuti ayahnya tanpa sepengetahuan.
"Korban ditemukan satu jam kemudian dalam kondisi tidak sadarkan diri," kata Andi.
"Meski sempat dilarikan ke puskesmas, nyawanya tidak tertolong," lanjutnya.
Evakuasi masih berlangsung
Hingga kini, tim gabungan dari Basarnas, Brimob, Polres Bone, BPBD, dan Satpol PP masih terus melakukan evakuasi warga yang terdampak.
Sebanyak 69 warga dilaporkan telah berhasil dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Pihak Basarnas juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut.***
Artikel Terkait
Detik-detik penambang naik eskavator saat banjir lahar dingin merapi terjang sungai, 3 tewas dan 2 masih dicari
Banjir Brebes lumpuhkan jalur arus balik, debit air tembus 2,5 meter dan jadi rekor 20 tahun
Viral momen mainan datang saat anak sudah meninggal, kisah haru ini banjir simpati
Viral wisatawan terjebak banjir di Curug Gomblang Banyumas, ini kronologi dan penjelasan petugas
Viral banjir hitam di Sukoharjo, air diduga tercemar limbah oli bekas
Demo korban banjir di Langkat ricuh, bansos disorot tak tepat sasaran
Didemo soal bansos banjir, Bupati Langkat janji temui mensos dan perbaiki data