news

Dinilai tak berempati, Jaringan Mitra Promedia desak Zulhas pecat Eko Patrio dan Uya Kuya

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 23:17 WIB
CEO Promedia Teknologi Indonesia (PTI) , Agus Sulistriyono

GENMILENIAL.ID – Jaringan Mitra Promedia mendesak Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, untuk segera memecat dua anggota DPR RI dari Fraksi PAN, yakni Eko Patrio dan Uya Kuya.

Keduanya dinilai tidak menunjukkan empati terhadap rakyat yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi serta gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah.

“Ketum PAN harus memecat anggota legislatif yang tidak berempati pada rakyat, seperti Eko Patrio dan Uya Kuya,” ujar CEO Promedia, Agus Sulistriyono, dalam keterangan tertulis, Sabtu 30 Agustus 2025. 

Baca Juga: Resmi ke LOSC Lille, Calvin Verdonk jadi bek kiri Indonesia pertama di Ligue 1 Prancis

Desakan tindakan tegas

Agus menegaskan, partai harus bersikap jelas agar publik melihat keseriusan PAN dalam berpihak kepada rakyat.

“Terlalu mahal hancurnya fasilitas umum akibat sikap arogansi mereka. Pemecatan keduanya kami yakini bisa menenangkan massa yang sudah tersulut kemarahan. Jadi pilihannya serius, Pak Zulhas,” tegasnya.

Permintaan maaf

Sebelumnya, baik Eko Patrio maupun Uya Kuya sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun media sosial mereka.

Baca Juga: Dari Subang untuk Indonesia: Assyifa Peduli dinobatkan sebagai tim kebencanaan teraktif di BAZNAS Awards 2025

  • Eko Patrio menulis di akun Instagram @ekopatriosuper:
    “Saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi, dan saya berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik.”

  • Uya Kuya lewat akun @king_uyakuya juga menuliskan:
    “Dengan segala kerendahan hati, saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia. Saya berkomitmen untuk menjadi pribadi lebih baik dan berhati-hati dalam bersikap.”

Baca Juga: Tragedi Affan Kurniawan: Polres dan Pemda Subang redam gejolak nasional dengan aksi humanis

Aksi unjuk rasa meluas

Halaman:

Tags

Terkini