Diskusi ini membahas sinergi antarsektor untuk menciptakan pengelolaan lingkungan yang tangguh berbasis komunitas.
Refleksi dan komitmen
Kang Akur menutup sambutannya dengan ajakan reflektif kepada seluruh masyarakat Subang untuk menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup dan nilai bersama.
“Menjaga lingkungan sejatinya adalah menjaga kehidupan itu sendiri. Mari kita wariskan bumi yang layak untuk generasi masa depan,” pungkasnya.
Peringatan ini sekaligus menjadi bagian dari semangat Subang Ngabret, yakni Subang yang bergerak cepat, adaptif, dan berdaya dalam menghadapi tantangan lingkungan global.***