GENMILENIAL.ID - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang menyelenggarakan kegiatan bakti sosial sebagai bagian dari rangkaian acara Panen Raya Ketahanan Pangan, Sabtu, 31 Mei 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban keluarga warga binaan serta masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan lapas.
Bakti sosial dilakukan dengan menyalurkan paket bantuan sembako kepada keluarga warga binaan dan warga sekitar yang membutuhkan.
Baca Juga: Ultah Erick Thohir, Kluivert dan Marselino janji hadiahkan 3 poin lawan China
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Republik Indonesia, Irjen Pol. Drs. Mashudi, yang menyampaikan pentingnya kehadiran negara dalam memberikan perhatian tidak hanya kepada warga binaan, tetapi juga keluarganya.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan bagian dari pembinaan sosial agar Lapas hadir tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga agen perubahan sosial di tengah masyarakat,” ujar Kalapas Kelas IIA Subang, Gatot Harisaputro.
Dalam pelaksanaannya, Lapas Subang menggandeng berbagai pihak, termasuk Forkopimda Kabupaten Subang, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi pemerintah dan swasta.
Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan kolektif terhadap misi kemanusiaan ini.
Baca Juga: Longsor Gunung Kuda: 14 tewas, Pemkab Cirebon diminta tetapkan status tanggap darurat
Selain bantuan sosial, kegiatan ini juga menjadi momen penguatan hubungan antara lembaga pemasyarakatan dengan lingkungan sekitar.
Lapas ingin membangun citra positif dan menunjukkan bahwa warga binaan mampu berkontribusi secara sosial dan ekonomi, termasuk melalui hasil pertanian yang dikembangkan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) milik Lapas.
“Ini adalah upaya kecil namun berdampak besar. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata,” imbuh Gatot.
Dengan semangat kolaborasi dan empati, Lapas Subang ingin terus bertransformasi menjadi lembaga pemasyarakatan yang inklusif dan berdaya guna, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat luas.***