Kusnari melihat bus pariwisata itu melaju dari jalur bagian atas, kemudian karena jalan memiliki kontur menurun secara tiba-tiba menghantam beberapa kendaraan di depannya.
Baca Juga: Jadi negara pertama yang laporkan virus HMPV, bagaimana kondisi China saat ini?
"Tiba-tiba menabrak beberapa kendaraan di depannya, kayak remnya blong," tutur seorang warga kepada awak media di lokasi kejadian, pada Rabu, 8 Januari 2025.
Krak-krak! besi depan bus bergesekan dengan aspal
Dalam kesempatan yang sama, Kusnari menuturkan bus dari arah bagian atas Jalan Raya Beji di Kota Batu meluncur dengan kecepatan tinggi.
Kusnari mengaku mendengar teriakan para penumpang yang sebagian besar diisi oleh siswa SMK TI Bali Global Badung, Bali, sebelum akhirnya bus itu menabrak warung dan pepohonan.
"Terdengar suara 'krak-krak!' besi depan bus bergesekan dengan aspal setelah menabrak beberapa kendaraan," tutur Kusnari.
Insiden itu, mengakibatkan 4 orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka.
Salah satu korban kecelakaan lalu lintas di Kota Batu itu adalah seorang ayah yang menaiki sepeda motor dengan membawa istri dan anaknya yang masih berusia 20 bulan.
Niatnya liburan berujung tragis
Warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jatim, Muhammad Syafiudin Nuris Wanto (29) mengalami tragedi memilukan ketika melihat istri dan anaknya tewas dalam kecelakaan tersebut.
Mulanya, Syaifudin hendak liburan bersama keluarga kecilnya, yakni istri, Anis dan anaknya yang masih berusia 20 bulan, Syafa.
Baca Juga: MCU gratis bagi yang berulang tahun berlaku mulai Februari, ini cara mendapatkannya
Hal ini diungkap Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata yang menyebut korban sepeda motor itu hendak berlibur di Kota Batu dengan menyewa sepeda motor.