news

3 Kontroversi Mr Bert yang bikin gaduh di medsos, terbaru soal ransomware BRI yang tidak terbukti kebenarannya!

Minggu, 29 Desember 2024 | 17:21 WIB
CPotret Selebgram Mr Bert yang memberikan pernyataan menyesatkan publik di media sosial (medsos) terkait ransomware di Bank BRI (Instagram.com/@realmrbert)

1. Teguh Aprianto: Isu ransomware BRI terkocak sepanjang masa

Pakar IT sekaligus Founder of Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto mengaku ragu dengan isu kebocoran data internal di Bank BRI akibat serangan siber ransomware.

Baca Juga: Menyoroti kisruh pinjaman uang komika Fico Fachriza di medsos, mengaku alami kecelakaan mobil hingga chat ke banyak artis

"7 hari yang lalu ada isu bahwa Bank BRI jadi korban ransomware berdasarkan klaim dari Bashe, grup yang masuknya masih baru," sebut Teguh melalui akun X @secgron pada Rabu, 25 Desember 2024.

Teguh juga menilai data yang dilampirkan tidak cukup meyakinkan hingga membuatnya memilih untuk mengabaikan isu tersebut.

"Karena data yang dilampirkan tidak cukup meyakinkan, akhirnya memilih untuk tidak publish apapun terkait insiden ini," nilainya.

Pakar IT itu pun mengungkap data yang dirilis kelompok Bashe Ransomware hanyalah informasi palsu seraya menilainya sebagai isu hoaks terkocak sepanjang masa.

Baca Juga: Francois Letexier, wasit kontroversial yang pernah kubur mimpi Garuda U-23 ke Olimpiade dinobatkan jadi pengadil terbaik tahun 2024

"Setelah tenggat waktunya sudah habis, akhirnya datanya dirilis oleh pelaku. Isi datanya hanya 1 file excel yang isinya hanya 100 row data yang match dengan salah satu dokumen di scribd dan pdfcoffee," tutur Teguh.

"Mari tepuk tangan untuk Basce, grup ransomware terkocak sepanjang masa," tandas sang Pakar IT.

 

2. Pratama Persadha: Serangan ransomware BRI tidak benar

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Lembaga Riset Keamanan CISSReC, Pratama Persadha juga menegaskan kasus serangan ransomware di Bank BRI adalah informasi yang tidak benar.

"Untuk saat ini belum dapat dipastikan bahwa BRI memang terkena ransomware, atau bahkan terindikasi informasi yang beredar adalah berupa yang kurang benar," tegas Pratama dalam keterangan pers tertulis yang diterima wartawan, pada Jumat, 20 Desember 2024.

Baca Juga: Menyoroti soal INAFIS hingga ransomware di bank yang diungkap Mr Bert, begini kata pakar IT yang bikin tenang netizen di medsos

Halaman:

Tags

Terkini

Gus Miftah: Istana menghormati marwah ulama

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:09 WIB