news

Nasib buruh, selain tuntutan kenaikan upah, Ketua FBPS sebut sedang membangun kekuatan politik buruh

Jumat, 27 Oktober 2023 | 15:28 WIB
Ketua Forum Buruh Perempuan Subang (FBPS), Esti Setyorini

GENMILENIAL.ID - Ketua Forum Buruh Perempuan Subang (FBPS), Esti Setyorini menyebut bahwa aksi unjuk rasa yang kerap dilakukan oleh serikat buruh kepada Pemerintah Daerah Subang adalah untuk menagih janji realisasi dari kebijakan pemerintah terhadap kaum buruh.

"Beberapa audiensi kitapun realisasinya masih ada kendala, masih terkendala, bupati yang pernah menjanjikan sebelum minggu ini, sebelum kita aksi, dewan pengupahan itu harus sudah di SK kan, nyatanya sampai hari ini belum," kata Esti pada genmilenial.id pada Rabu, 25 Oktober 2023.

Hal tersebut kata Esti, sudah kembali pihaknya sampaikan dalam aksi yang digalang oleh Aliansi Buruh Subang agar pemerintah daerah segera merealisasikan hal tersebut.

"Secepatnya kawan-kawan DPKP ini melakukan rapat-rapat, melakukan sidang-sidang dewan pengupahan untuk menentukan, menyampaikan tuntutan-tuntutan kenaikan upah versi buruh," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Subang, LPSK datangi rumah keluarga korban pembunuhan ibu dan anak

Esti pun menyebut kenapa pihak buruh selalu minta kenaikan upah, menurutnya setiap tahun seharusnya kenaikan upah itu persentasenya harus lebih tinggi.

"Ditahun sebelumnya kita kenaikanya selalu kecil, dibandingkan dengan tingkat inflasi dan tingkat kenaikan harga-harga, baik sembako maupun harga-harga jasa, hari ini naiknya sangat signifikan dan tidak ada yang turun," imbuhnya.

Begitu juga dalam penentuan kenaikan upah, kata Esti seharusnya ditentukan sesuai dengan kehidupan layak yang harus berdasarkan survei real kondisi hari ini dilapangan.

"Pada hari ini, realisasi omnibuslow yang sangat merugikan, tidak hanya kaum buruh, tapi merugikan secara luas rakyat Indonesia, tapi lagi-lagi perjuangan kami, pergerakan kami, kaum buruh baru sampai didepan gerbang perlemen," ujarnya.

Baca Juga: Sat Res Narkoba Polres Subang gelar penyuluhan terkait bahaya penyalahgunaan narkoba di SMAN 1 Purwadadi

Lebih jauh, Esti pun menjelaskan bahwa perjuangan gerakan kaum buruh ini baru sampai diperlemen jalanan, dan belum bisa masuk diperlemen dan bisa mempengaruhi kebijakan negara.

"Dalam hal ini, entah itu kebijakan negara, kalau didaerah kebijakan daerah, maka dari itu kami tak henti-hentinya juga menyampaikan," jelasnya.

Oleh sebab itu, Esti juga menyebut bahwa pihaknya saat ini sedang membentuk kekuatan politik kaum buruh.

"Kami harus membangun kekuatan politik buruh, dimana kita tidak akan lagi menitipkan nasib kaum buruh kepada politisi-politisi yang ada di perlemen," tuturnya.

Tags

Terkini