Warga di Harjamukti Cirebon dilaporkan terdampak kekeringan, serbu mobil pengangkut air bersih

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 8 September 2026 | 17:55 WIB
Menyoroti ihwal kekeringan yang melanda wilayah Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat (Instagram.com/@cirebonbanget)
Menyoroti ihwal kekeringan yang melanda wilayah Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat (Instagram.com/@cirebonbanget)

Jumlah warga terdampak tersebut masih bersifat dinamis karena mengikuti kondisi dan situasi yang terjadi di lapangan.

Di sisi lain, Arief menyebut data jumlah warga yang terdampak kekeringan masih terus dipantau.

Baca Juga: RDP dugaan keracunan MBG di DPRD Karo memanas, orang tua siswa tuntut tanggung jawab SPPG

Cirebon siaga darurat kekeringan

Pemerintah Kota Cirebon telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026.

Status tersebut berlaku sejak 1 Juli hingga 30 September 2026 melalui Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 179 Tahun 2026.

Kelurahan Argasunya menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam pendataan daerah terdampak kekeringan.

Berdasarkan data dari kelurahan, setidaknya 1.203 kepala keluarga atau 3.929 jiwa yang tersebar di enam RW terdampak kekeringan pada tahun 2026.

Baca Juga: Bantuan TV layar sentuh untuk SD di NTT tuai sorotan, warganet: Listrik belum masuk desa, mending benerin sekolah

Bantuan air bersih kemudian terus disalurkan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air.

Sementara itu, data mengenai jumlah warga terdampak masih dipantau berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.***

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X