Satu lansia ditemukan di balik reruntuhan
Pencarian korban kemudian masih dilanjutkan oleh petugas gabungan bersama warga. Dalam proses tersebut, korban ketiga ditemukan di balik reruntuhan bangunan.
Korban diketahui merupakan seorang laki-laki bernama Kajat, berusia 82 tahun. Polisi memastikan tiga korban dalam insiden tersebut merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Bumiayu oleh tim BPBD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, petugas gabungan bersama warga juga melakukan pembersihan di lokasi kejadian. Sisa-sisa material bangunan yang roboh dibersihkan dari sekitar rumah warga yang terdampak.
Polisi masih selidiki penyebab bangunan roboh
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa robohnya Gedung Hogwan.
Bangunan bersejarah tersebut diketahui telah dialihfungsikan menjadi gedung olahraga badminton atau bulu tangkis sebelum akhirnya roboh dan menimpa tiga rumah warga.
Pasca kejadian, Kapolsek Bumiayu mengimbau warga sekitar agar tidak mendekati lokasi. Kondisi bangunan yang roboh dinilai masih memiliki bagian yang rawan dan dapat membahayakan warga.
“Dikhawatirkan masih terdapat material atau bagian bangunan yang rawan runtuh dan dapat membahayakan keselamatan,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Ayu Aulia bongkar kondisi ekonomi Lisa Mariana yang kesulitan, ungkap rumah yang hampir roboh
Jerhemy Owen ubah sampah sachet jadi papan bangunan, lapisi tembok dan atap pabrik mini
Tembok rumah warga roboh menimpa SMPN 182 Jakarta, puing berserakan di area sekolah
Tenda bazar Gading Serpong roboh diterjang hujan badai, UMKM panik selamatkan dagangan
Impack Pratama tunjukkan transformasi sampah plastik jadi material bangunan bernilai tambah di IBT 2026
Viral siswa SD Grobogan makan MBG di sekolah roboh, semangat belajar bikin haru
Kebakaran besar hanguskan bangunan kos di Tebet Jaksel: Telan 4 korban tewas, 1 orang terluka