Nanik juga mengaku mengalami trauma dalam mengelola keuangan negara.
Ia menyebut hanya bersedia berperan dalam fungsi pengawasan tanpa terlibat langsung dalam urusan anggaran.
“Kalau mengawasi masih bisa, yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut,” tandasnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tekanan dalam mengelola anggaran besar menjadi salah satu faktor utama di balik keputusannya mundur dari jabatan Kepala BGN.***
Artikel Terkait
Momen Nanik S Deyang ngacir hindari wartawan saat ditanya soal motor listrik, buru-buru masuk mobil
Profil Sudaryono usai ditunjuk Istana gantikan Nanik Deyang jadi Kepala BGN: Wamentan aktif di ormas tani hingga dunia bisnis
Kejagung buka peluang periksa eks Kepala BGN Nanik Deyang usai mundur, kasus korupsi MBG disorot
Pernah dicegat wartawan soal motor BGN, lihat lagi momen Nanik Deyang disorot sebelum kini mendadak resign
Nanik Deyang mundur, sosok pengganti Kepala BGN yang tetap diawasinya mendadak jadi sorotan
Soal Nanik S Deyang jadi Dewas BGN, Istana pertimbangkan pengalaman urusi MBG
Dilantik jadi kepala BGN yang baru, Sudaryono: Saya dan keluarga tidak punya dapur SPPG