GENMILENIAL.ID – Pemerintah Kabupaten Subang menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan pada tahun 2026. Dari kondisi saat ini sebesar 12,7 persen, angka stunting ditargetkan turun hingga 10 persen, sehingga menyisakan sekitar 2 persen.
Plt. Kepala Bidang Pembangunan Ketahanan Keluarga DP2KBP3A Kabupaten Subang, Ida Farida, mengatakan bahwa angka prevalensi stunting saat ini masih mengacu pada data yang tersedia, sementara data resmi tetap menjadi kewenangan Dinas Kesehatan.
“Kalau yang sekarang itu kita masih di angka 12,7 persen. Target turunnya 10 persen, jadi sisanya sekitar 2 persenan,” ujarnya.
Baca Juga: Demokrat Subang soroti pentingnya pendidikan politik perempuan, kuota 30 persen jadi prioritas
Tunggu hasil Survei Status Gizi Indonesia
Ida menjelaskan, perkembangan terbaru terkait angka stunting di Kabupaten Subang akan kembali diperbarui melalui Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang direncanakan dilaksanakan pada 2026.
Menurutnya, survei tersebut akan menjadi acuan utama dalam menentukan kondisi riil di lapangan, apakah prevalensi stunting mengalami penurunan atau peningkatan.
Ia juga menegaskan bahwa koordinasi dengan Dinas Kesehatan tetap menjadi hal penting dalam penyampaian data resmi.
“Untuk data itu harus dari Dinas Kesehatan. Nanti akan ada survei status gizi lagi untuk melihat kondisi sebenarnya,” katanya.
Baca Juga: Viral warga tegur patwal mobil RI 21, berujung permintaan maaf dari petugas
Edukasi keluarga jadi fokus pencegahan
Dalam upaya menekan angka stunting, DP2KBP3A Kabupaten Subang mengandalkan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terjun langsung ke masyarakat. Tim ini memberikan edukasi kepada keluarga yang berisiko stunting.
Pendampingan tersebut meliputi pemahaman tentang pola asuh anak, pemenuhan gizi yang seimbang, hingga kesiapan keluarga dalam menghadapi kehamilan.
Pendekatan ini dinilai efektif karena menyasar langsung akar permasalahan di tingkat keluarga.
Artikel Terkait
Cegah stunting, Kejari Subang dan IAD beri bantuan dan penyuluhan kesehatan ke Posyandu Jeruk 1 Karanganyar
Bantu pemerintah wujudkan zero stunting, PT Dahana gelar penyuluhan bagi ibu hamil dan balita sekitar perusahaan
Trump putuskan menutup USAID, ini dampaknya bagi kesehatan di Indonesia termasuk stunting
Forum BUMDES Subang dorong pemberdayaan lewat beasiswa, BPJS Kesehatan, stunting, dan UMKM
Kemenkes soroti konsumsi rokok, jadi akar penyebab stunting di Indonesia
Angka stunting di Kecamatan Subang turun signifikan, camat sebut kuncinya kolaborasi semua pihak
Stunting Subang 12,4 persen, masuk 4 terendah di Jabar tapi masih jauh dari target 5 persen