Kompetisi Yellow Run 2026 di GBK mendadak disorot, panitia diduga kabur usai sempat janjikan hadiah untuk peserta

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 8 Juni 2026 | 09:52 WIB
Menyoroti dugaan penipuan dalam kompetisi Yellow Run 2026 di GBK, Jakarta, pada Minggu, 7 Juni 2026 (Instagram.com/@prettykowaas)
Menyoroti dugaan penipuan dalam kompetisi Yellow Run 2026 di GBK, Jakarta, pada Minggu, 7 Juni 2026 (Instagram.com/@prettykowaas)

GENMILENIAL.ID – Ajang lari Yellow Run 2026 yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mendadak menjadi sorotan publik usai muncul dugaan ketidaksesuaian janji dari pihak panitia kepada peserta.

Event lari sejauh 10 kilometer (10K) yang berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026 itu sebelumnya diketahui merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun.

Namun, alih-alih menuai apresiasi, acara tersebut justru ramai diperbincangkan karena keluhan dari peserta.

Baca Juga: ESAI: Saatnya rebranding BGN dan SPPG, dari program gizi menjadi mesin ekonomi rakyat

Sorotan ini mencuat setelah salah satu peserta mengungkapkan kekecewaannya melalui unggahan di media sosial Instagram.

Dalam unggahan akun @prettykowaas pada Senin, 8 Juni 2026, peserta tersebut mempertanyakan tanggung jawab panitia.

“Yellow Run di mana tanggung jawabnya? Lari 10 kilometer nonstop, tanpa jalan kaki, sudah full effort di modal kostum, jahat banget ya,” tulisnya.

Janji hadiah kostum terbaik dipertanyakan

Kekecewaan peserta berawal dari adanya dugaan janji panitia terkait kategori 'best costume' atau kostum terbaik dalam ajang tersebut.

Baca Juga: Dua pemuda terancam 6 tahun penjara usai beli Pertalite 25 liter, kasusnya tuai sorotan

Peserta mengaku telah mengonfirmasi hal itu melalui pesan langsung (DM) ke akun resmi Yellow Run 2026.

Dalam tangkapan layar yang dibagikan, terlihat pihak admin sempat membenarkan adanya kategori tersebut.

Bahkan, menurut pengakuan peserta, komentar temannya di unggahan resmi juga sempat dibalas dengan pernyataan serupa.

Namun, belakangan kategori tersebut disebut tidak pernah direalisasikan. Peserta bahkan mengaku komentar yang membahas hal itu telah hilang dari unggahan panitia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X