Evakuasi warga Gaza oleh Indonesia hanya bersifat sementara, Prabowo minta persetujuan semua pihak

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 14 April 2025 | 00:59 WIB
Presiden Prabowo saat melakukan lawatan ke negara Timur Tengah (Instagram.com/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo saat melakukan lawatan ke negara Timur Tengah (Instagram.com/presidenrepublikindonesia)

GENMILENIAL.ID - Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan pemerintah Indonesia untuk mengevakuasi hingga 1.000 warga Gaza ke Indonesia, namun dengan catatan bahwa langkah ini hanya bersifat sementara.

Dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu 9 April 2025 dini hari, Prabowo menekankan pentingnya persetujuan dari seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan evakuasi ini.

"Syaratnya adalah semua pihak harus menyetujui hal ini, kedua mereka di sini hanya sementara sampai pulih sehat kembali... mereka harus kembali ke daerah mereka asal," tegas Prabowo pada 9 April 2025.

Baca Juga: Karena alasan kemanusiaan, Prabowo siap terima 1.000 orang dari Gaza ditampung di Indonesia

Prabowo menegaskan bahwa evakuasi ini tidak dimaksudkan sebagai relokasi permanen, melainkan bentuk bantuan darurat kemanusiaan bagi mereka yang mengalami luka, trauma, atau kehilangan keluarga.

"Kami siap evakuasi mereka yang luka-luka, mereka yang kena trauma, anak-anak yatim piatu siapa pun boleh Pemerintah Palestina dan pihak-pihak terkait di situ mereka ingin dievakuasi ke Indonesia," katanya.

Rencana ini muncul setelah meningkatnya permintaan dari masyarakat internasional agar Indonesia mengambil peran lebih aktif dalam isu Palestina.

Untuk itu, Prabowo mengadakan lawatan ke lima negara di Timur Tengah, yaitu UEA, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania.

Baca Juga: Pelawak Elly Sugigi bongkar kedekatan Ridwan Kamil dan Lisa Mariana sejak 2021: Dulu minta bantu up ke media

"Saya lakukan ini karena banyak permintaan terhadap Indonesia untuk lebih aktif lagi berperan untuk mendukung mencari penyelesaian konflik di Gaza dan di Timur Tengah secara keseluruhan," ujarnya.

Selain evakuasi, Indonesia juga menjajaki kemungkinan mendorong dialog dan perdamaian di kawasan.

Prabowo mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak komunikasi, termasuk kunjungan utusan dan telepon dari berbagai pihak yang meminta keterlibatan aktif Indonesia.

"Saya kira itu sikap pemerintah Indonesia... karena terus kami dikirim utusan, ditelepon bagaimana kesiapan Indonesia untuk bantu penyelesaian atau membantu mendorong penyelesaian di Gaza," ucapnya.

Baca Juga: Dokter PPDS yang rudapaksa anak pasien RSHS ditetapkan sebagai tersangka, STR dicabut permanen dan tidak bisa praktik lagi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X