Momen Hasto Kristianto usai sidang perdana skandal suap: Peluk istri, teriak merdeka

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 17 Maret 2025 | 01:58 WIB
Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto (Instagram.com/@sekjenpdiperjuangan)
Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto (Instagram.com/@sekjenpdiperjuangan)

GENMILENIAL.ID - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto telah menjalani sidang perdana kasus dugaan suap komisioner KPU RI dan dugaan perintangan penyidikan Harun Masiku di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Jumat, 14 Maret 2025.

Pasca ke luar dari ruang persidangan, Hasto sempat berteriak merdeka kepada para pendukungnya yang hadir di ruang sidang setelah persidangan rampung.

"Merdeka!" teriak Hasto usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Jumat, 14 Maret 2025.

Hasto kemudian mengepalkan tangannya, seraya para pendukungnya yang kemudian kompak ikut meneriakkan merdeka.

Baca Juga: Teriakan Hasto Kristiyanto usai sidang perdana skandal suap: Ini kriminalisasi hukum!

Sekjen PDIP itu pun sempat memeluk istrinya, Maria Stefani Ekowati, beserta saudara-saudaranya yang juga hadir di persidangan.

Di hadapan awak media, Hasto meyakini proses hukum yang dijalankannya kini merupakan bentuk kriminalisasi hukum.

Hasto mengatakan dakwaan dari jaksa penuntut umum pun telah didaur ulang.

"Saya semakin meyakini bahwa ini adalah kriminalisasi hukum, bahwa ini adalah pengungkapan suatu pokok perkara yang sudah inkrah," tutur Hasto.

"Yang didaur ulang karena kepentingan-kepentingan politik di luarnya," lanjutnya.

Baca Juga: Skandal suap eks komisioner KPU: Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku disebut patungan suap Rp600 juta

Hasto meyakini keadilan akan ditegakkan. Dia memastikan akan mengikuti seluruh proses hukum yang ada.

"Karena itulah saya mengikuti seluruh proses hukum ini dengan sebaik-baiknya, karena kami percaya bahwa keadilan akan ditegakkan," tutur Hasto.

"Dan untuk itulah Republik Indonesia ini dibangun dengan pengorbanan jiwa dan raga yang luar biasa," tandasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X